BUDIDAYA TERNAK ITIK PETELUR BUDIDAYA TERNAK ITIK PETELUR

Loading

BUDIDAYA TERNAK ITIK PETELUR

 ( Anas spp. )
1. SEJARAH SINGKAT
Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Awalnya bebek berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang diperlihara sekarang yang disebut Anas domesticus (ternak itik).

2. SENTRA PERIKANAN
Secara internasional ternak itik terpusat di negara-negara Amerika utara, Amerika Selatan, Asia, Filipina, Malaysia, Inggris, Perancis (negara yang mempunyai musim tropis dan subtropis). Sedangkan di Indonesia ternak itik terpusatkan di daerah pulau Jawa (Tegal, Brebes dan Mojosari), Kalimantan (Kecamatan Alabio, Kabupaten Amuntai) dan Bali serta Lombok.

3. JENIS
Klasifikasi (penggolongan) itik, menurut tipenya dikelompokkan dalam 3 (tiga) golongan, yaitu: 
1. Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV 2000-INA;
2. Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
3. Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
Jenis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA dan itik-itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

4. MANFAAT
1. Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
2. Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, dan juga pembibitan ternak itik.
3. Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
4. Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
5. Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.

5. PERSYARATAN LOKASI
Mengenai lokasi kandang yang perlu diperhatikan adalah: letak lokasi lokasi jauh dari  keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai letak transportasi yang mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yang kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak. Itik serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dalam beberapa periode produksi.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dalam hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu
(1). Perkandangan;
(2). Bibit Unggul;
(3). Pakan Ternak;
(4). Tata Laksana dan
(5). Pemasaran Hasil Ternak.

Penyiapan Sarana dan Peralatan
  1. Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
  2. Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
  3. Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang
  4. Kondisi kandang dan perlengkapannyaKondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapannya berupa  tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan lain yang bermaksud positif dalam managemen
     
  5. Model kandang ada 3 (tiga) jenis yaitu:
  • kandang untuk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD
  • kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
  • kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).
Pembibitan
Ternak itik yang dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yang telah diuji keunggulannya dalam memproduksi hasil ternak yang diharapkan.
1. Pemilihan bibit dan calon induk
    Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara untuk memperoleh bibit itik yang baik adalah sebagai berikut :
  • membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya
  • memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
  • membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yang baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.
2. Perawatan bibit dan calon induk
  1. Perawatan Bibit. -> Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima dan ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam brooder adalah temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.
  2. Perawatan calon Induk. -> Calon induk itik ada dua macam yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.
  3. Reproduksi dan Perkawinan. -> Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan untuk mendapatkan telur tetas yang fertil/terbuahi dengan baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yang dibuat oleh manusia dan nature mating (perkawinan itik secara alami).
3. Pemeliharaan
  • Sanitasi dan Tindakan Preventif. -> Sanitasi kandang mutlak diperlukan dalam pemeliharaan itik dan tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.
  • Pengontrol Penyakit. -> Dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.
  • Pemberian Pakan. -> Pemberian pakan itik tersebut dalam tiga fase, yaitu fase stater (umur 0– 8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dengan kode masing-masing fase. Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:
  1. umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
  2. umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai
  3. umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
  4. umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).
Dalam hal pakan itik secara ad libitum, untuk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yang biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.

Pemberian minuman itik, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
  • umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak ayam.
  • umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)

  • umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang  dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm untuk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
4. Pemeliharaan Kandang
Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada.

7. HAMA DAN PENYAKIT
Secara garis besar penyakit itik dikelompokkan dalam dua hal yaitu:
  1. penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan protozoa
  2. penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata laksana perkandangan yang kurang tepat
Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada itik adalah:
  • Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
  • Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.
Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat.
8. PANEN
1. Hasil Utama
Hasil utama, usaha ternak itik petelur adalah telur itik
2. Hasil Tambahan
Hasil tambah berupa induk afkir, itik jantan sebagai ternak daging dan kotoran ternak sebagai pupuk tanam yang berharga
9. PASCAPANEN
Kegiatan pascapanen yang bias dilakukan adalah pengawetan. Dengan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yang tidak diberikan perlakuan pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur ruangan bahkan akan segera membusuk.
Adapun perlakuan pengawetan terdiri dari 5 macam, yaitu:
  • Pengawetan dengan air hangat
Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.
  • Pengawetan telur dengan daun jambu biji
Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
  • Pengawetan telur dengan minyak kelapaPengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
  • Pengawetan telur dengan natrium silikatBahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna,jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat10% selama satu bulan.
  • Pengawetan telur dengan garam dapurGaram direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
1. Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya itik di Semarang tahun 1999 adalah sebagai berikut:.
  • Permodalan
  • Modal kerja
  1. Anak itik siap telur um 6 bl 36 paketx500 ek x Rp 6.000 ====== Rp108.000.000,-
  2. Biaya kelancaran usaha dan lain-lain ========================= Rp 4.000.000,-
  •  Modal Investasi
  1. Kebutuhan kandang 36 paket x Rp 500.000,- ================== Rp 18.000.000,-. Jumlah kebutuhan modal : Rp 130.000.000,- Prasyaratan kredit yang dikehendaki:
  2. Bunga (menurun) 20% /tahun 
  3. Masa tanggung angsuran 1 tahun
  4. Lama kredit 3 tahun
  • Biaya-biaya
  • Biaya kelancaran usaha dan lain-lain ======================= Rp 4.000.000,-
  • Biaya tetap
  • Biaya pengambalian kredit:
  • Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun I ============ Rp 14.723.000,-
  • Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun II =========== Rp 86.125.000,-
  • Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun III ========== Rp 73.125.000,-
  • Biaya penyusutan kandang:
  • biaya penyusutan kandang tahun I ================== Rp 3.600.000,-
  • biaya penyusutan kandang tahun II ================== Rp 3.600.000,-
  • biaya penyusutan kandang tahun III ================= Rp 3.600.000,-
  • Biaya tidak tetap
  •  Biaya pembayaran ransum:
  1. biaya ransum tahun I ============================== Rp 245.700.000,-
  2. biaya ransum tahun II ============================== Rp 453.600.000,-
  3. biaya ransum tahun III ============================= Rp 453.600.000,-
  • Biaya pembayaran itik siap produksi:
  1. pembayaran tahun I =============================== Rp 108.000.000,-
  2. pembayaran tahun II -
  3. pembayaran tahun III -
  • Biaya pembayaran obat-obatan:
  • biaya pembayaran obat-obatan tahun I================== Rp 2.457.000,-
  • biaya pembayaran obat-obatan tahun II ================= Rp 4.536.000,-
  • biaya pembayaran obat-obatan tahun III ================= Rp 4.436.000,-( Biaya obat-obatan adalah 1% dari biaya ransum)
  • Pendapatan
  • Penjualan telur tahun I ================================ Rp 384.749.920,-
  • Penjualan telur tahun II =============================== Rp 615.600.000,-
  • Penjualan telur tahun III =============================== Rp 615.600.000,-
  • Penjualan itik culling 2 x 1.425 x Rp 2.000,- ================= Rp 5.700.000,-
2. Gambaran Peluang Agribisnis
Telur dan daging itik merupakan komoditi ekspor yang dapat memberikan keuntungan besar. Kebutuhan akan telur dan daging pasar internasional sangat besar dan masih tidak seimbang dari persediaan yang ada. Hal ini dapat dilihat bahwa baru dua negara Thailand dan Malaysia yang menjadi negara pengekspor terbesar. Hingga saat ini budidaya itik masih merupakan komoditi yang menjanji untuk dikembangkan secara intensif.

11. DAFTAR PUSTAKA
  1. Bambang Suharno, Ir. dan Khairul Amri. Beternak itik secara intensif. Penerbit Penebar Swadaya. Tahun 1998
  2. Redaksi Trubus. Beternak Itik CV. 2000-INA. Penerbit Penebar Swadaya. Tahun 1999
  3. Prawoto; Peternak ternak itik. Desa Sitemu Kec. Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah 52361
12. KONTAK HUBUNGAN
  1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
  2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web:
http://www.ristek.go.id
Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas

15 comments:

selamat mlm...

sy seorg penetas itik jenis mojosari brg kali kita bs krjsama dlm pemasaran itik mojosari,sebagaimna kita ketahui itik mojosari merupakan unggulan itik petelur.just info hrg itik mojosari,jantan 3300/ekor betina 4800/ekor.
telp:085733803303
email:central_ternak@yahoo.com
blogger:central-ternak.blogspot.com

trims.....

wah. . .
bagus juga usaha ini untuk di terapkan d daerah riau
hehehe
lumayan untuk menutupi uang kredit mobil yg masih ada 2th ge'
wkwkk

mungkin kita bisa kerjasama

Tepung Ikan AZTAXANTIN
Salam Kenal ..
Saya Tanto. Saya bekerja di pabrik Pt. Tepung Emas. Kami Produsen tepung ikan yang berlokasi di jl. Raya bypass krian kav. 101 – Sidoarjo.
Bahan baku Tepung Ikan Aztaxantin: Kulit kepala udang dan Rajungan.
Tepung ikan Aztaxantin mampu menghasilkan warna kuning orange telur (Egg Yolk), bagus untuk bebek petelur.
Harga: Rp. 4.900 /kg
Kandungan Nutrisi :
- Protein : min. 42% - 45%
- Lemak kasar : Mak. 5%
- Serat Kasar : Mak. 6%
- Kalsium : Min. 12%
Terima Kasih.
Contack Person : TANTO
Tilp: 031-70889819,08121740404,08175003911
Email: - hartanto_te@yahoo.co.id
- hartanto.te@gmail.com
YM : hartanto_heru_p@yahoo.co.id

PAKAN Kosentrat BE-101 ITIK PETELUR
Harga pakan yang terus naik tidak sebanding dengan harga jual telur bebek. Masalah klise ini terus berulang tanpa solusi yang tepat untuk membangkitkan para peternak Itik. Akibatnya mereka sulit mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik.
Pakan merupakan kebutuhan pokok dalam suatu usaha peternakan . Sekitar 70% biaya yang harus dikeluarkan merupakan biaya pakan, sehingga kualitas pakan perlu mendapatkan perhatian bagi setiap peternak Itik Petelur. Semakin baik kualitas pakan yang diberikan ternak, maka semakin baik produksi telur yang dihasilkan peternak. Selain berkualitas baik, pakan juga harus murah, sehingga memberikan keuntungan bagi peternak.

Pakan yang mahal, sekalipun berkualitas baik, akan kurang menguntungkan bagi peternak. Kosentrat BE-101 merupakan jawaban dari masalah tersebut. Selain berkualitas , juga berharga murah, sehingga terjangkau dan memberikan keuntungan bagi peternak.
Dalam upaya membantu peternak, kami memproduksi kosentrat untuk bebek petelur (BE-101) dengan harga yang terjangkau .
Harga Kosentrat BE-101 Rp. 265.000/sak
Bahan baku yang di pakai kosentrat BE-101: Tepung kepala udang,Tepung Ikan,Bungkil Kedelai,Tepung Tulang Sapi,Formula Probiotik,Vitamin dan Mineral.
Kandungan Nutrisi :
- Protein 39% - 41%
- Lemak kasar Mak. 5%
- Serat Kasar Mak. 8%
- Kalsium Min. 10%
- Phospor Min. 1,2%
Aplikasi pemakaian:
Campuran Kosentrat:
-Golden(Cargiil)/144 (phokphan) 45%
-BE-101 45%
-Tepung Ikan (prot.50%) 10%
*Pemakaian Campuran Kosentrat: 25%
Perbandingan pakan:
- Campuran Kosentrat 25%
- Katul Halus 40%
- Jagung 35%
Setelah menggunakan campuran kosentrat Golden/144 dengan Kosentrat BE-101, ada penghematan biaya pemakaian kosentrat. Peternak bisa membuktikannya.
- Pemakaian pakan bebek untuk populasi 1.000 ekor:
Campuran Kosentrat:
-Golden/144 (45%) 15 kg
-BE-101 (45%) 15 kg
-Tepung Ikan (prot.50%) (10%) 4 kg
(100%) 34 kg
Pakan Jadi:
- Campuran Kosentrat (25%) 34 kg
- Katul Halus (40%) 54 kg
- Jagung (35%) 48 kg
(100%) 136 kg
Kebutuhan pakan bebek: 136 gr/ekor
Kami berkomitmen menjadikan produk dan pelayanan dengan mutu terbaik bagi pelanggan, sehingga memberi manfaat besar bagi peternak.

CV. Tepung Emas
Contack Person : TANTO
Tilp: 031-70889819,08121740404,08175003911
Email: hartanto_te@yahoo.co.id atau hartanto.te@gmail.com
YM : hartanto_heru_p@yahoo.co.id
Website: http://tepungemas.wordpress.com

klo di daerah pegunungan dgn udara dingin kira2 cocok ngk ea unutk ternak itik...??? mohon sarannya,,,

http://mahkotaunggas.blogspot.com/

cara membuat mesin tetas sendiri

saya pernah coba tapi gagal,setelah saya baca arikel ini banyak yang salah dengan cara yang saya lakukan,,mungkin lain waktu bisa saya coba lagi,sekarang saya sedang cari peternakan yang sekiranya bisa saya lakukan di sela2 kesibukan saya.
trims atas postinganya.

Bregadium Water CA-72
For Healthy & Faster Growth

Bregadium Water CA-72 merupakan hypernano mineral complex hasil ekstraksi sari tanah menggunakan proses Hypernano Technology, mengandung mineral penting yang sangat dibutuhkan semua jenis unggas, antara lain : Calcium, Cuprum, Ferrum, Magnesium, Sodium, Phosphorus, Potassium, dan rare earth metals yaitu Lanthanum sebagai electric nutritions.

Kandungan mineral complex dan electric nutritions tersebut berfungsi :
• Mempercepat pertumbuhan unggas.
• Meningkatkan kualitas produksi daging dan telur.
• Meningkatkan kekebalan/ sistem imunitas dan vitalitas unggas.
• Meningkatkan birahi dan fertilitas/ kesuburan unggas.
• Melemahkan bakteri pathogens pada unggas.
• Menurunkan persentase kematian.

Cara pemakaian:
Campurkan 2 ml Bregadium Water CA-72 setiap 1 liter air minum unggas (perbandingan 1:500), kemudian aduk secara merata. Berikan pada unggas setiap hari.
Dapat digunakan untuk semua jenis unggas: Ayam Kampung, Ayam Pedaging (Broiler), Ayam Petelur, Bebek, dll.

Untuk melihat produk, testimonial serta update terbaru dapat membuka website : www.bregadiumstore.com

Margareth
Ruko Royal Food Square A17 Semarang
024 – 766 317 68
0819 0199 5646
Email : bregadiumstore@yahoo.com
Website : www.bregadiumstore.com


Azolla sangat kaya akan protein, asam amino esensial, vitamin (vitamin A, vitamin B12 dan Beta- Carotene), mineral seperti kalsium, fosfor, kalium, zat besi, dan magnesium. Berdasarkan berat keringnya, mengandung 25 – 35% protein, 10 – 15% mineral dan 7 – 10% asam amino, senyawa bioaktif dan biopolymer. Komposisi nutrisinya membuat Azolla sangat efisien dan efektif sebagai pakan ikan, ternak, dan unggas. Kami menyediakan BIBIT AZOLLA. Untuk pemesanan hubungi 0857 1790 7467, 0823 3234 8282 info selengkapnya tentang azolla: http://bibitazollagambiran.blogspot.com/2012/07/manfaat-tanaman-azolla.html

Harga Rp. 286.700/sak.
Aplikasi :
Minggu I :
- kosentrat 144 : Kosentrat BE-101. perbandingan: 1 : 1
Minggu II :
- KOSENTRAT 144 : KOSENTRAT BE-101. Perbandingan: 1 : 2

Minggu III:
- KOSENTRAT 144 : KOSENTRAT BE-101. perbandingan: 1 : 3

* pemakaian kosentrat 30%
* Kebutuhan pakan itik petelur 15 kg untuk 100 ekor.

- Kosentrat (campuran 144 & BE-101) 4,5 kg.
- katul kebi 10,5 kg

Jual bibit itik, telur itik hub: 085228042600

Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

Jika dilihat dari analisa usaha budidaya itik petelur ini masih cukup menjanjikan dengan syarat kita kreatif dalam mencari pakan alternatif sebagai pakan selingan. misalnya keong, sagu, ampas tahu/tempe, dll. Untuk meningkatkan penghasilan sebaiknya para peternak mencakup usaha budidaya itik petelur ini dari hilir sampai hulu, mulai dari penjualan anak itik (DOD), penjualan telur, produk olahan telur asin, dan yang terakhir adalah daging itik afkir. Dengan adanya artikel mengenai budidaya itik petelur di blog budidaya news ini semoga jayalah para peternak...


Jual Konsentrat Berkwalitas
Konsentrat kami sangat berkwalitas dan Tersebar di beberapa kota di Jawa Tengah

Adapun Bahan yang kami Gunakan sbb:
1.Kepala Udang
2.Nasi Sisa Hotel & Restoran Seafood
3.Tepung Tulang
4.Tepung Ikan
5.Bungkil Kelapa
6.Tepung Daun

Harga 4000/kg Pemesanan min. 1 Ton
Melayani Area Jateng DIY

Contact Person
082137012765 (Sdr. Ilham)
Pin BB : 3263E1F8

Poskan Komentar

Artikel Terpopuler
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...